Assalamu'alaikum wr. wb.
Bismillahirohmannirahim
Ada wasiat Rasulullah, berbunyi :
"Wahai orang2 semua, sesungguhnya aku telah meninggalkan untuk kalian sesuatu yang apabila kalian mengikutinya, maka kalian TIDAK AKAN TERSESAT, yaitu Kitabullah dan Itrah ahlulbayt-ku."
(Silahkan melihat ke No. 3786 Sunan At-Tirmidzi jil. 4)
Wasiat Nabi ini yang menjadi rujukan atau pengangan kaum ISLAM SYIAH dalam konsep dan amaliyahnya, yang tidak ditemukan di kalangan Islam lainnya seperti ASWAJA, SALAFI, WAHABI, IKHWAN dll-nya. Hadis ini di literatur mereka (selain syiah) hanya berupa hadis di antara kumpulan hadis yang jauh dari aktifitas merujuk secara fisik atau jauh dari praktek sebagai penerapan atas wasiat Nabi kepada umatnya.
Hadis ini sesuai dengan hadis lain, yang senada dengan anjuran Rasulullah agar para sahabat-sahabatnya dan semua umatnya mengikuti siapa yang harus dirujuk setelah sepeninggalnya yaitu pada :
1. Kitab Shahih Muslim jil. 7 hadis no. 122 - 123 (Mukhtasyarnya No. 1657),
2. Kitab Musnad Ahmad, juz 35 hal. 456, hadits no. 21578.
Sejatinya, hadis-hadis ini sudah cukup kuat menjadi pengangan yang paling dasar bagi bangunan dan praktek ke agamaan umat islam, tetapi kenapa umat dan ulama-ulama kita tidak menjadikan hadis-hadis wasiat atau pusaka ini menjadi rujukan dan pengangan keagamaan kita? bahkan kita tidak mengenal atau tidak mengetahuinya... kecuali karena di beritahu oleh komunitas pecinta ahlulbayt yaitu para syiahnya dengan mengingatkan kepada kita semua bahwa adanya hadis ini yang ditinggalkan kaum Muslimin.
Sebelumnya, cukup lumayan lama kami secara pribadi bisa mempercayai bahwa syiah adalah bagian dari Islam; bahkan sangat lama pula kami menerima kata syiah itu sendiri dalam pikiran kami... Hal ini disebabkan kami begitu fobia terhadap kata ini. Dalam benak kami syiah sama dengan 'bukan islam,' 'sesat menyesatkan,' 'aliran menyimpang,' 'pemahaman berbahaya..' Ke fobian kami berasal dari buku-buku yang kami kumpulkan untuk mengetahu hakikat syiah seperti apa dan komunitas yang sering menyerukan anti syiah... tetapi, Alhamdulillah atas petunjuk Allah swt kami bisa menyingkirkan image buruk tentang syiah dan sedikit demi sedikit menghilangkan fitnah terhadapnya... dan mulai melakukan perbandingan issue atau berita tentang syiah kepada komunitas syiah di Indonesia. SubhanAllah ternyata berbeda 180 derajat dengan infomasi yang kami dapati sebelumnya... sungguh fitnah itu sangat kejam dan lebih bahaya dari pembunuhan. Apakah ulama-ulama yang menulis buku-buku itu tidak melakukan tabayyun terlebih dahulu atau mengajak semua manusia minimal ingat hadis Nabi ini
"Barang siapa menuduh saudaranya yang beriman sebagai "bukan Islam!" Maka tuduhan itu kembali kepada si penuduh (peringatan dalam riwayat Shahih Muslim jil. 1 hadis no 57).
Sungguh sangat merusak perilaku mereka yang menghancurkan nama baik saudaranya sendiri, kehormatan itrah ahlulbayt nabi dan menghancurkan karakter syiah yang menyokong itrah ahlulbayt. Coba bagaimana kami bisa memuliakan apalagi merujukkan agama kepada itrah Ahlulbait jika para pengikut setianya di hina-dinakan? Mungkin karena saking buruknya image syiah karena itu para ulama tidak pernah menenggok keberadaan hadis-hadis wasiat seperti ini... dan mereka dengan jama"ah mencari atau menuju pencapaian lain...
Kata syiah di hancur dan di buruk, itrah ahlulbayt Nabi, dalam kajian dan pengajian kami tidak diberitahu tentang siapa itu itrah ahlulbayt dan kewajiban kami umatnya terhadapnya. Padahal
Nabi berkata
"Mereka yang patuh kepadaku akan masuk surga, dan mereka yang tidak patuh terhadapku adalah mereka yang menolak masuk surga (Shahih Bukhari Jil. 9 hadis No. 384)
Juga, Nabi berkata
"Siapa pun yang mentaati Muhammad saw (berarti) mentaati Allah; siapa pun yang tidak mentaati Muhammad saw (berarti) tidak mentaati Allah. Muhammad memisahkan mereka (melalui pesan kenabiannya, yaitu memisahkan yang saleh dari yang jahat, memisahkam Mukmin dari yang kafir (menutup kebenaran)) (Shahih Bukhari jil. 9 hadis no. 385).
Sekali lagi bukankah ini Hadis dan berupa perintah Nabi SAW kita???
Siapa yang konsisten mengusung hadis wasiat ini selama ini???
Siapa yang giat menjauhkan kita semua dari Itrah ahlulbayt Nabi???
Lihat kondisi umat islam di dunia sampai hari ini: Perpecahan, Perdebatan, Perselisihan dan akibatnya kita lemah dan kalah, tidak mulia... Di sebabkan apa kita jadi seperti ini???

Tidak ada komentar:
Posting Komentar