Kamis, 10 Agustus 2017

Menyebutmu Antara Cinta dan Derita

Menyadur tulisan : Ust. Muhammad Bhagas 
Tgl. tulisan : 11 Juli 2017

Judul : Menyebutmu Antara Cinta dan Derita 

Abu Sulaiman bin Zabr mengisahkan, “Aku berkumpul bersama 10 orang lainnya, dan di antara mereka ada Abu Bakar ath-Thai. Ia sedang membacakan keutamaan-keutamaan ‘Ali bin Abi Thalib di dalam masjid di Damaskus... 

...Kurang lebih seratus orang jama‘ah masjid datang menerpa dan ingin memukul kami. Seorang lelaki menggenggam janggutku. Beberapa masyayikh pun datang. Dan ada seorang qadhi di kala itu yang melepaskanku. Orang-orang mengikat Abu Bakar (ath-Thai) lalu memukulnya. Mereka menggiringnya ke pemerintah di daerah al-Khadhra’, 

Lalu Abu Bakar pun berujar, ‘Tuan-tuan, dalam kitabku ini hanya tertulis keutamaan-keutamaan ‘Ali. Besok, aku akan sampaikan pula keutamaan-keutamaan Mu‘awiyah...’” 

Adz-Dzahabi melaporkan peristiwa ini terjadi sekitar tahun 300 H. Saat itu, orang-orang awam di Damaskus merupakan nashibi. 

Padahal ia sekedar ungkap lewat kata-kata. Membaca keutamaan Imam ‘Ali saja yang ditimpa derita. Namun bukankah itu hadiah bagi para pecinta? 😭 

Wahai washi yang teramat taat, penyebar rahmat, safinah penyelamat... menyebutmu memang menyayat, itulah nikmat. Kuberharap syafa‘at. Selalu memperbanyak bersholawat! 🌺 

______________ 

Referensi kitab: 

📙al-Mu‘arrikh al-Islam Syams al-Din Abi ‘Abd Allah Muhammad bin Ahmad bin ‘Utsman al-Dzahabi, Tarikh al-Islam wa Wafayat al-Masyahir al-A‘lam, tahqiq: Basyar ‘Awad Ma‘ruf, cet. 1, jil. 7 (Beirut: Dar al-Gharb al-Islami, 1424 H/2003 M), hal. 382.


Tarikh al-Islam wa Wafayat al-Masyahir al-A‘lam

hal. 382

Tidak ada komentar:

Posting Komentar