Judul : Kedustaan Klaim Ibnu Taymiyyah
Penulis : Muhammad Bhagas
Ibnu Taymiyyah dalam kitab Minhaj as-Sunnah an-Nabawiyyah, juz 5 halaman 35-36, menyatakan:
ومثل قوله: (أنت ولي في كل مؤمن بعدي) فإن هذا موضوع باتفاق أهل المعرفة بالحديث
“Seperti sabdanya: ‘Engkau adalah pemimpin untuk semua mu‘min sepeninggalku’, ini adalah (hadits) palsu menurut kesepakatan ahli hadits”
Masih di kitab yang sama, juz 7 halaman 391, Ibnu Taymiyyah menyatakan:
قوله: (هو ولي كل مؤمن بعدي) كذب على رسول الله صلى الله عليه وسلم
“Sabdanya: ‘Engkau adalah pemimpin setiap mu‘min sepeninggalku’, adalah dusta atas Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam”
Benarkah hadits itu palsu sesuai kesepakatan ahli hadits?
Dusta atas nama Rasulullah SAWW? Teng tedeng...😃
______________
Bantahan
Ibnu ‘Abdil Barr dalam al-Isti‘ab fi Ma‘rifat al-Ashhab, halaman 1091, mengutip sabda Rasulullah SAWW untuk Imam ‘Ali as:
أنت ولي كل مؤمن بعدي
“Engkau adalah pemimpin setiap mu‘min sepeninggalku”
Setelah mengutip beberapa hadits terkait Imam ‘Ali as termasuk hadits pemimpin itu, Ibnu ‘Abdil Barr menilai di halaman 1092:
هذا إسناد لا مطعن فيه لأحد لصحته وثقة نقلته
“Dalam sanad-sanad ini tidak ada satu pun yang dicela bagi keshahihannya dan penukilannya terpercaya”
Ibnu Hajar al-‘Asqalani dalam kitab al-Ishabah fi Tamyiz al-Shahabah, juz 4 halaman 468, mencatat hadits itu dan sebelumnya menilai:
وأخرج الترمذي بإسناد قوي
“Dan diriwayatkan oleh Tirmidzi dengan sanad-sanad yang KUAT”
Dalam kitab al-Mustadrak ‘ala ash-Shahihayn, juz 3 halaman 143-144, ada hadits no. 4652 riwayat Ibnu ‘Abbas ra tentang keutamaan Imam ‘Ali as.
Diantaranya Rasulullah SAWW bersabda:
أنت ولي كل مؤمن بعدي
“Engkau adalah pemimpin setiap mu‘min sepeninggalku”
Lalu al-Hakim an-Naysaburi berkomentar:
هذا حديث صحيح الإسناد
“Hadits ini SHAHIH sanad-sanadnya”
Tambah lagi di footnote hadits no. 4652 disebutkan:
قال في التلخيص: صحيح
“Berkata (adz-Dzahabi) dalam kitab al-Talkhish: SHAHIH”
Empat penilaian ulama klasik itu cukup membuktikan kedustaan klaim Ibnu Taymiyyah bahwa hadits itu PALSU sesuai KESEPAKATAN AHLI HADITS.
Bahkan jika kita menilai secara manual pakai ilmu hadits dan kitab-kitab rijal, memang hadits itu status sanadnya shahih karena perawinya tsiqah dan sanadnya bersambung.
Selalu perbanyak bersholawat dan istighfar!
Semoga Allah Ta‘ala mengampuni kita.
Aamiin.
______________
Referensi kitab:
📘Ibnu Taymiyyah, Minhaj al-Sunnah al-Nabawiyyah, juz 5 hal. 35-36 dan juz 7 hal. 391 (tahqiq: Muhammad Rasyad Salim)
📘Ibnu ‘Abdil Barr, al-Isti‘ab fi Ma‘rifat al-Ashhab, hal. 1091-1092, biografi no. 1855 (tahqiq: ‘Ali Muhammad al-Bajawi)
📘Ibnu Hajar al-‘Asqalani, al-Ishabah fi Tamyiz al-Shahabah, juz 4 hal. 468, biografi no. 5704 (tahqiq: ‘Adil Ahmad ‘Abd al-Mawjud dan ‘Ali Muhammad Mu‘awwadh)
📘Al-Hakim al-Naysaburi, al-Mustadrak ‘ala al-Shahihayn, juz 3 hal. 143-144, hadits no. 4652 (tahqiq: Mushthafa ‘Abd al-Qadir ‘Atha)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar